Pembaca Setia

Status

Ready To Convocation =)

Friday, February 26, 2010

Renungan

Cuba kita renungkan beberapa pertanyaan berikut.
Pertama, pernahkah kita merasa berat atau malas ketika hendak melaksanakan solat? Mungkin jawapannya adalah “Pernah”. Lalu, pernahkah kita meninggalkan solat fardu yang diwajibkan kepada seluruh umat Islam yang telah baligh? Jawapannya mungkin “Pernah”, atau bahkan mungkin “Sering”. Dan yang ketiga adalah pernahkah kita memikirkan apa yang telah Allah swt siapkan sebagai balasan atas ibadah solat kita? Mungkin jawapannya adalah “Jarang”, atau bahkan mungkin “Tidak pernah”.

Sebenarnya, solat itu bukanlah perkara yang berat untuk dikerjakan. Untuk mengerjakan solat, seseorang tidak harus membanting tulang atau memeras keringat terlebih dahulu. Mengerjakan solat juga tidak harus menyiapkan waktu yang panjang. Mengerjakan solat itu bukanlah sebuah pekerjaan yang akan melelahkan atau menyedut sebahagian atau seluruh tenaga kita. Justeru dengan solat inilah, jiwa dan raga kita yang telah letih kerana seharian bekerja akan beristirehat dan mengumpulkan tenaganya kembali. Dengan solat, fikiran yang kusut akan kembali segar.

Pelik rasanya, jika kita telah mengetahui bahawa solat adalah salah satu ibadah wajib yang diperintahkan oleh Allah swt namun kita berani meninggalkannya. Seandainya saja semua manusia itu mengerti bahwa perintah solat adalah perintah yang akan memberikannya ganjaran yang tidak terkira besarnya, nescaya mereka akan sangat menyesal kerana telah mengabaikan atau meremehkan perintah solat ini.

Sesungguhnya, tidaklah Allah swt menciptakan sesuatu atau menetapkan sesuatu melainkan dengan alasan atau tujuan yang haq. Alasan atau tujuan yang dapat secara langsung di inderai, maupun alasan atau tujuan yang tidak bisa dicapai oleh logik manusia, yang menjadi rahsia Allah swt dan akan diberikan hanya kepada umat-Nya yang senantiasa menunaikan ibadah solat dengan ikhlas dan khusyuk.

Salah satu rahsia Allah swt mengenai ibadah solat adalah ketika Allah swt selesai menciptakan malaikat Jibril dengan bentuk yang cantik, dan Allah swt menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (pendapat lain menyatakan 124,000 sayap). Setelah memandangi dirinya yang tampak begitu indah dan sempurna, maka malaikat Jibril pun berkata kepada Allah swt:
"Wahai Tuhan-ku, apakah Engkau menciptakan makhluk lain yang lebih baik daripada aku?"
Kemudian Allah swt pun menjawab pertanyaan malaikat Jibril, "Tidak"
Mendengar jawapan Allah swt, maka malaikat Jibril pun berdiri dan melakukan solat dua rakaat untuk bersyukur kepada Allah swt. Pada setiap rakaat solat yang dikerjakan oleh malaikat Jibril menghabiskan masa selama 20,000 tahun lamanya.

Setelah malaikat Jibril selesai melaksanakan solatnya, kemudian Allah swt pun berfirman kepadanya, “Wahai Jibril, kamu telah menyembah Aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepada-Ku seperti ibadah yang kamu lakukan, akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia, yang paling Aku cintai, ia bernama Muhammad. Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa. Seandainya mereka mengerjakan solat dua rakaat walau hanya sebentar, dan dalam keadaan lupa serta serba kurang, dengan pikiran yang melayang-layang dan dosa merekapun besar, maka demi kumuliaan-Ku dan ketinggian-Ku, sesungguhnya solat mereka itu lebih Aku sukai daripada solatmu. Hal tersebut kerana mereka telah mengerjakan solat itu atas perintah-Ku sedangkan solat kamu bukan atas perintah-Ku”.

Setelah mendengar hal tersebut, Jibril pun kembali bertanya kepada Allah swt: "Ya Tuhan-ku, apakah yang Engkau berikan kepada mereka sebagai ganjaran atas ibadah mereka kepada-Mu?"
Maka Allah swt berfirman yang ertinya, "Ya Jibril, akan Aku berikan surga Ma’wa sebagai tempat tinggal mereka...". Malaikat Jibril kemudian meminta izin kepada Allah swt untuk melihat syurga Ma’wa tersebut.

Setelah Allah swt memberikan izin kepadanya, maka malaikat Jibril pun mengembangkan sayapnya dan terbang menuju syurga Ma’wa tersebut. Satu kepakan sayap malaikat Jibril adalah sama dengan jarak perjalanan selama 300,000 tahun. Dan terbanglah malaikat Jibril selama 300 tahun perjalanan. Setelah menempuh 300 tahun perjalanan, malaikat Jibril akhirnya kelelahan dan turun untuk singgah dan berteduh di bawah sebuah pohon. Di sana ia bersujud kepada Allah swt seraya berkata: "Ya Tuhan-ku, apakah aku telah menempuh setengah, atau sepertiga, atau seperempat dari perjalanan menuju surga Ma’wa?".
Maka Allah swt pun berfirman, "Wahai Jibril, meskipun kamu mampu terbang selama 3000 tahun dan meskipun Aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada satu per seratus (1%) punDemikianlah 1 keistimewaan yang akan Allah berikan kepada umat nabi Muhammad yang mengerjakan solat !”.

Subhanallah…

Betapa Allah swt telah mempersiapkan bingkisan yang sangat indah dan bernilai tinggi bagi orang-orang yang senantiasa mengerjakan solat dan beribadah hanya kepada-Nya saja. Bahkan malaikat sebagai makhluk yang paling taat pun tidak dapat melihat atau mencapainya. Betapa bodoh dan hinanya kita yang telah memperlekehkan perintah solat, yang di dalamnya terdapat nikmat yang sangat luar biasa.

Melalui artikel ini, semoga dapat membukakan hati kita untuk senantiasa menunaikan ibadah solat dan ibadah-ibadah lainnya dengan tulus dan ikhlas. Kerana sebagaimana halnya solat, disebalik seluruh perintah Allah swt dan seluruh ibadah kepada-Nya pastilah tersimpan rahsia besar yang insya-Allah akan membawa kita kepada kemuliaan di dunia dan di akhirat.

Wallahua’lam 

Dipetik daripada Blog Yadie

3 comments:

ielamorry said...

salam maulidur rasul! :D

*selawat keatas junjungan nabi s.a.w

ielamorry said...

salam maulidur rasul! :D

*selawat keatas junjungan nabi s.a.w

fiiQ said...

salam maulidur rasul =)

-P.S-

Sesetengah Gambar Yang Diambil
Bukan Hakmilik Saya !!

Terima Kasih Kepada Google !!

Permainan